RSS Feed

lap pertumbuhan

Posted on

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Media tanam merupakan komponen utama ketika akan bercocok tanam. Men entukan media tanam yang tepat untuk jenis tanaman yang berbeda habitat asalnya merupakan hal yang sulit. Hal ini di karenakan setiap daerah memiliki kelembaban daerah yang  berbeda-beda. Media tanam harus dapat menjaga kelembaban daerah sekitar, menyediakan cukup udara, air dan cahaya.

Berdasarkan jenis bahan penyusunnya, media tanam dibedakan menjadi bahan organik dan anorganik. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air. Selain itu, arang sekam merupakan salah satu jenis media tanam dari bahan organik.

Maka dengan adanya praktikum ini akan dapat diketahui media tanam yang paling cocok untuk tanaman terong.

 

B. Rumusan Masalah

1.      Bagaimana pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tanaman terong?

2.      Apa media tanam yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman terong?

 

C. Tujuan

1.      Mengetahui pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tanaman terong

2.      Mengetahui media yang paling cocok untuk tanaman terong

 

 

 

 

DASAR TEORI

Tanaman terong dapat hidup pada semua jenis tanah, tetapi keadaan tanah yang paling cocok adalah tanah jenis lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan drainasenya baik. PH tanah berkisar antara 5-6, sedangkan tanah yang bereaksi asam (pH < 5) dan perlu dilakukan pengapuran. Tanaman terong kurang baik dibudidayakan di daerah yang memiliki tanahberstruktur padat sehingga air tidak mudah meresap ke dalam tanah dan menyebabkan tanah menjdi becek dan tanaman peka terhadap serangan penyakit layu, bakteri, dengan intensif penyiraman yang cukup akan mempercepat proses pembungaan dan pembuahan. Bila tanaman kurang sinar matahari, maka akan terlihat pertambahan yang kurang baik. (http://id.wikipedia.org/wiki/Terong, 19 Agustus 2010, 20.10)

Ada dua jenis menia tanam, yaitu

a. Media tanam organik

b. media tanam anorganik

Media tanam organik adalah Media tanam yang termasuk dalam kategori bahan organik umumnya berasal dari komponen organisme hidup

Karena yang peneliti  gunakan adalah media tanam organik, maka peneliti akan membahasnya.

a.       Tanah  sebagai media tanam, tanah menyediakan faktor-faktor utama untuk pertumbuhan tanaman, yaitu unsur hara, air, dan udara dengan fungsinya sebagai media tunjangan mekanik akar dan suhu tanah. Semua faktor tersebut haruslah seimbang agar pertumbahan tanaman baik dan berkelanjutan.

b.      Arang sekam atau arang sekam adalah sekam / kulit padi yang dibakar dengan teknik sedemikian rupa, sehingga menghailkan sekam yang menjadi arang. Sekam bakar yang baik adalah sekam yang sudah terbakar, tetapi tidak terlalu hancur. Sifat sekam bakar yang porous dan mampu menyimpan air,

Sekam bakar juga mampu “memegang” tanaman dengan baik. Relatif mudah ditemui, serta harga juga relative lebih murah. Kelemahan sekam bakar adalah, relatif lebih mudah lapuk jika dibandingkan.

c.       Pasir , sifatnya yang cepat kering akan memudahkan proses pengangkatan bibit tanaman. Sementara bobot pasir yang cukup berat akan mempermudah tegaknya tanaman. Selain itu, keunggulan media tanam pasir adalah kemudahan dalam penggunaan dan dapat meningkatkan sistem aerasi serta drainase media tanam. Pasir malang dan pasir bangunan merupakan jenis pasir yang sering digunakan sebagai media tanam.

(E:\media tanam.htm, 10 Agustus 2010, 14.30)

METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Tanggal Pengamatan         : 20 Juli – 10 Agustus 2010

Pukul                                 : 13.30 WIB

Tempat                              : Depan kelas XIIA2

 

B.     Menentukan Variabel

a.       Variabel bebas            : Variasi media tanam tanaman terong

b.      Variabel terikat           : Pertumbuhan tinggi dan daun tanaman terong

c.       Variabel kontrol          : Media tanam pasir

 

C.     Alat :

1.      Mistar

2.      9 pot kecil

3.      Cethok

4.      Alat tulis

5.      Lembar  tabel pengamatan

 

D.    Bahan :

1.      Tanaman terong  (yang memperoleh perlakuan sama)

2.      Tanah

3.      Arang sekam

4.      Pasir

 

E. Cara Kerja

1.      Menyiapkan alat dan bahan

2.      Memberi nama pot A : Media tanam tanah, pot B : media arang sekam, pot C : pasir

3.      Mengisi pot A1, A2, A3 dengan tanah. Mengisi pot B1, B2, B3 dengan arang sekam.Mengisi pot C1, C2, C3 dengan pasir

4.      Memindah tanaman terong pada masing-masing pot dari media tanam asal (pasir)

5.      Meletakkan tanaman di tempatyang cukup cahaya matahari

6.      Menyiram tanaman dengan volume air yang sama pada setiap potnya dan frekuensi yang sama

7.      Mengamati, mengukur dan mencatat pertumbuhan tanaman terong setiap dua hari sekali

 

F. Prosedur pelaksanaan

1.      Hari Selasa, 20 Juli 2010 memindah semua tanaman pada media yang telah disiapkan.

2.      Pada hari ke-2 pengamatan, tanaman pada pot B1 ,B2 dan B3 mengalami pertumbuhan.

3.      Pada hari ke-2, daun pada semua  tanaman tidak ada yang gugur.

4.      Pada hari ke-4, tanaman di pot A1, A2, A3, B1, B2 dan B3 mengalami pertumbuhan.

5.      Pada hari ke-4 pengamatan, daun pada tanaman pot A1,  A2, A3, B2, C1, C2, C3 menguning.

6.       Pada hari ke-4pengamatan, tanaman pada pot B1, B2, B3 tampak  bakal daun

7.       Pada hari ke-6 pengamatan, tanaman mengalami pertumbuhan kecuali pada pot A1

8.      Pada hari ke-6 pengamatan, pada tanaman pot A2 tampak bakal daun

9.       Pada hari ke -9 pengamatan, semua tanaman mulai layu dan daun banyak yang gugur kemudian semua tanaman mati

Karena tanaman mati, peneliti mengganti semua dengan tanaman baru dam mengganti media tanam arang dengan media tanam pasir

  1. Hari Selasa, 2 Agustus 2010 memindah semua tanaman pada media yang telah disiapkan.
  2. Pada hari ke-2, daun pada pot  tanaman B2, C1 menguning
  3. Pada hari ke-3, semua tanaman mengalami pertumbuhan.
  4. Pada hari ke-4 pengamatan, tanaman pada pot A1, C2, A3, B3, C3 tampak  bakal daun
  5. Pada hari ke-6  pengamatan, tanaman B2 gugur dan tanaman tampak layu
  6. Pada hari ke -7 pengamatan, tanaman B2 tampak segar kembali

 

Keterangan :

TA       : Tinggi awal

TT        : Tinggi terakhir

DA      : Daun awal

 

B. Pembahasan

  1. Hari Selasa, 2 Agustus 2010 memindah semua tanaman pada media yang telah disiapkan.
  2. Pada hari ke-2, daun pada pot  tanaman B2, C1 menguning
  3. Pada hari ke-3, semua tanaman mengalami pertumbuhan.
  4. Pada hari ke-4 pengamatan, tanaman pada pot A1, C2, A3, B3, C3 tampak  bakal daun
  5. Pada hari ke-6  pengamatan, tanaman B2 gugur dan tanaman tampak layu
  6. Pada hari ke -7 pengamatan, tanaman B2 tampak segar kembali

 

Pertumbuhan tinggi tanaman terong rata-rata dengan media tanam tanah: 1,1 cm, Arang sekam: 1,26 cm, pasir : 73

Pertumbuhan daun tanaman terong rata-rata dengan media tanam tanah: 2 helai, arang sekam: 0, 67 helai, pasir: 1 helai

1.      Tanah, struktur tanah yang gembur / remah adalah kondisi udara dan air tanah berjalan lancar, temperatur stabil dimana dapat memacu pertumbuhan jasat remah tanah yang memegang peranan penting dalam proses pelapukan bahan organik didalam tanah.

2.      Arang sekam atau sekam bakar memiliki kandungan karbon (C) yang tinggi sehingga membuat media tanam ini menjadi gembur,

3.      Pasir, karena memiliki pori-pori berukuran besar (pori-pori makro) maka pasir menjadi mudah basah dan cepat kering oleh proses penguapan. Kohesi dan konsistensi (ketahanan terhadap proses pemisahan) pasir sangat kecil sehingga mudah terkikis oleh air atau. Dengan demikian, media pasir lebih membutuhkan pengairan dan pemupukan yang lebih intensif. Hal tersebut yang menyebabkan pasir jarang digunakan sebagai media tanam secara tunggal

Pada medium pasir, pertumbuhannya lebih lambat dibanding tanaman pada medium tanah dan arang sekam. Karena pertumbuhan tanaman terong paling cocok di arang sekam. Sehingga pertumbuhan tinggi  paling cepat adalah pada media tanam arang sekam dan jumlah daun paling banyak adalah pada media tanah (perkembangan). Jadi pertumbuhan tanaman terong yang paling subur adalah tanaman terong pada media arang sekam

Terdapat beberapa  daun yang berguguran disebabkan karena pada saat tanaman beradaptasi setelah pemindahan,

Analisa penyebab matinya tanaman terong pada praktikum yang pertama :

  • Sebelum memindahkan variasi media tanam pada masing-masing pot, peneliti memberikan media tanam asal yaitu berupa sekam. Karena sekam berada pada bagian bawah pot, maka pada bagian itulah terdapat akar tanaman terong. Semua tanaman terong mati baik pada media tanam arang, arang sekam maupun tanah karena sekam tidak bisa menyerap air dengan baik.

 

KESIMPULAN

1.      Media tanam bagi pertumbuhan tanaman merupakan faktor penting untuk pertumbuhan karena pertumbuhan suatu tanaman juga dipengaruhi oleh unsur-unsur yang terkandung dalam media tanam dan sifat-sifatnya pada suatu media tanam. Hal itu sebagai perantara untuk kelangsungan memenuhi kebutuhan hidupnya.

2.      Media yang paling cocok adalah arang sekam. Tanaman terong kurang baik dibudidayakan pada media tanam pasir karena sifatnya mudah mengering

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

E:\media tanam.htm

E:\Budidaya Tanaman Terong Dengan Pupuk NASA « Tekhnis Budidaya Tanaman NASA.htm

E:\faktor-lingkungan-pada-tanaman.html

http://tizna.student.fkip.uns.ac.id/pnpm-mandiri-perkotaan-desa-sukoharjo-kec-pacitan/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

 

Tanaman terong mulai tumbuh

 

 

 

pada media sekam,pasir dan tanah tumbuh bakal daun

 

 

daun gugur pada media sekam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH VARIASI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TINGGI TANAMAN TERONG

 

(Solanum melongena)

 

 

Oleh :

Kurnia Yuliatin / 23/ XII IPA 2

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 JETIS BANTUL

YOGYAKARTA

2010/2011

About thisnia

this is me

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: